Anabanua, Ahad 21 Juni 2026
"Tetaplah Menyala" lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan. Guru menuntut sikap disiplin dan dinamis dalam menghadapi tantangan zaman. Bekerja dengan hati dan cinta, melihat pekerjaan sebagai ibadah dan kebutuhan.
Guru tidak boleh alergi dengan perubahan dan teknologi, tidak ada guru yang ketinggalan, semua punyak karakteristik tersendiri, menerima dengan hati terbuka perubahan kurikulum dan kebutuhan murid akan menjadi lebih mudah.
Pendidikan karakter menjadi penting dari pengetahuan karena merupakan proses pembentukan manusia seutuhnya, bila karakter murid sudah baik dan terbangun maka pengetahuan mudah diserap serta dimudahkan dalam mendapatkan keterampilan (life skill).
Pendidikan karakter menjadi pondasi yang tidak dapat diabaikan. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada murid, bukan hanya melalui mata pelajaran, tetapi melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah yang positif, sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak H. Abidin Raukkas selalu narasumber.
Akar persoalan / fenomena tatangan pembelajaran saat ini :
* Fokus akademik berlebihan
* Kurangnya keteladanan
* Berkurangnya empati
* Tantangan kejujuran
* Pengaruh lingkungan digital
* Kurangnya sinergi keluarga dengan sekolah.
Bila hal di atas bisa diatasi, Insyaallah kualitas pendidikan akan lebih baik.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar